Ikan Menghambat Kepikunan
Tak hanya baik dikonsumsi oleh anak-anak, ikan juga bagus bagi orang tua. Sebuah penelitian yang dimuat di Archive of Neurology, menyimpulkan, orang tua yang makan ikan dengan teratur, kemunduran kognitifnya bisa diperlambat.
Ikan merupakan sumber asam lemak omega-3, khususnya decosahexaenoicacid (DHA), penting untuk daya ingat. Asam ini sesensial untuk perkembangan fungsi otak secara normal. Itu sebabnya ikan amat baik dikonsumsi oleh anak-anak. Nah, bagi orang tua, ikan penting untuk mengurangi resiko pikun dan stroke.
Martha Clare Morris, ahli kesehatan dari Rush Univercity Medical Center, Chicago, mengungkapkan, kemunduran daya pikir orang lanjut usia bisa dihambat dengan mengkonsumsi ikan. Bahkan mereka seolah menjadi tiga sampai empat tahun lebih muda dari usianya. Orang yang jarang makan ikan akan lebih cepat mengalami kemunduran dalam kemampuan berpikir.
Dalam penelitian yang dilakukan selama enam tahun itu, Morris dan kawan-kawan mengoleksi data 6.158 orang berusia 65 tahun dan lebih yang tinggal di bagian selatan Chicago. Mereka merupakan bagian dari Chicago Health and Aging Project. Para peserta mengisi kuisioner tentang apa yang mereka makan. Kemudian, setiap tiga tahun dilakukan tes atas kemampuan kognitif mereka.
Morris percaya bahwa peningkatan level DHA menjadi alasannya. Dalam penelitian sebelumnya, Morris menemukan bahwa DHA menurunkan berkembangnya penyakit alzheimer. “DHA sangat penting untuk memelihara komunikasi antar sel dan fungsi saraf secara kes











klo menghambat umur bisa g?
“wah, kayaknya perlu ada yang meneliti lebih jauh tentang hal itu he…”
si geboy
Desember 14, 2007
untung saya sering makan ‘pindang’
devari
Januari 14, 2008
wahhh… hidup ikann.. kalo gitu mulai sekarang banyak makan ikan aja dehh!! say no to chicken”
hehehe…
salam kenal,,
poce
Januari 16, 2008
salam kenal juga….
sayang ya klo dari langsung login dari wordpress and blog walking alamat kita jadi ga kelihatan. jadi maaf untuk sementara saya belum bisa berkunjung balik.
makasi udah mampir….
Eka
Januari 17, 2008