Mega Biodiversity yang Terancam
Diperkirakan sebanyak 300.000 jenis satwa atau sekitar 17% satwa di dunia ada di Indonesia, walaupun luas Indonesia hanya 1,3% dari luas daratan dunia. Dapat dibayangkan betapa kayanya negara kita. Kekayaan ini dimungkinkan karena letak kepulauan Indonesia yang berada di antara dua wilayah biogeografis utama dunia yaitu benua Asia dan benua Australia. Karena kekayaan akan satwa dan tumbuhannya itu maka Indonesia dikenal sebagai negara (mega biodiversity), yaitu negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. negara-negara lain yang dikenal sebagai negara mega biodiversity adalah Brazil dan Zaire.
Kekayaan jenis satwa Indonesia :
Pertama di dunia dalam kekayaan mamalia (binatang menyusui) yaitu sekitar 515 jenis, 36%nya adalah satwa yang hanya dapat ditemukan di Indonesia atau istilah kerennya disebut dengan endemik. Dari golongan primata atau bangsa kera terdapat 36 jenis, 18% diantaranya adalah endemik Indonesia
Keempat di dunia dalam jumlah burung, yaitu 1539 jenis. Dari keluarga burung nuri dan kakatua yang berjumlah 78 jenis, 44% diantaranya adalah endemik Indonesia
Ketiga di dunia dalam jumlah reptil, yaitu sekitar 600 jebis atau 16% dari reptil yang ada di dunia.
45% ikan di dunia ada di Indonesia.
15% serangga di dunia ada di Indonesia.
Satwa Indonesia Terancam Punah
Walaupun Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan satwa liar, namun juga dikenal sebagai negara yang memiliki daftar panjang tentang satwa yang terancam punah. Suatu jenis satwa dikatakan terancam punah jika mereka dalam waktu yang tidak lama lagi akan segera punah kalau tidak ada tindakan untuk menyelamatkannya. Setiap dua tahun sekali badan konservasi dunia atau IUCN (International Union for Conservation of nature and nutural Resources), menerbitkan buku data merah yang berisikan tentang daftar spesies yang terancam punah di seluruh dunia. Menurut IUCN (2003), jumlah jenis satwa Indonesia yang terancam punah adalah 147 jenis mamalia, 114 jenis burung, 28 jenis reptil, 91 jenis ikan, dan 28 jenis invertebrata (hewan tak bertulang belakang.)
Maukah kita bila suatu saat nanti anak cucu kita hanya mendengar istilah Indonesia sebagai salah satu negara “mega biodiversity” hanya sebagai dongeng pengantar tidur saja?












Bukan saja satwa yang akan hilang bahkan umat manusia di Indonesia juga akan punah. Lihat saja keadaan sekarang, Lumpur Lapindo yang belum juga berhenti, kemiskinan dan kelaparan dimana-mana. Jangankan untuk menyelamatkan satwa menyelamatkan diri kita sudah tak bisa. Istilah Mega Biodiversity akan tertuis di batu nisan saja.
hermanussugianto
Mei 3, 2008
sebenarnya indo yang paling kaya
tapi karena kekurangan sda
dan terlalu banyak orang serakah dan bgini lah efek na
aRya
Mei 5, 2008
@ hermanussuqiar
mari kita bersama-sama saling bahu membahu demi kelestarian lingkungan kita.
@ arya
sebenarnya SDA kita banyak cuma aja SDMnya aja yang perlu diperbaiki khusunya moral
Eka
Mei 6, 2008
thank you admin site good
travesti
Mei 8, 2008
tindakan apa yang bisa kita lakukan sekarang… ???
Jenderal
Mei 10, 2008
Mengetahui dampaknya dahulu kemudian kita melangkah untuk bergerak mencegah kepunahan kekayaan alam negeri ini…caranya????????? heeee belum terpikir sejauh itu
aa Hadi
Mei 15, 2008
[...] sumber: Balivetman [...]
Ayo Cegah Satwa Punah! | DuniaAnda.com
Mei 16, 2008
[...] sumber: Balivetman [...]
SMS Bebas - Baca Tulisan Sebebas-bebasnya » Blog Archive » Ayo Cegah Satwa Punah!
Mei 17, 2008
Mas Eka, terima kasih atas kilasan info-nya. Ada data yang lebih lengkap nggak mas, sekalian data mengenai keanekaragaman flora lengkap dengan sumber datanya. Ditunggu. terima kasih
adri
Juni 14, 2008