SURAT TERBUKA IKATAN MAHASISWA KEDOKTERAN HEWAN KEPADA MENKES RI

Posted on Maret 1, 2008. Filed under: Curhat |

Sehubungan dengan adanya pernyataan menteri kesehatan melalui media massa cetak dan elektronik berkenaan dengan hasil penelitian FKH IPB terhadap susu formula dan makanan bayi, khususnya pernyataan beliau yang berkaitan dengan peran dan fungsi dokter hewan maka Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (PB IMAKAHI) memandang perlu untuk menyampaikan penjelasan sebagai berikut :

Dokter hewan merupakan profesi yang sangat mulia dan sampai saat ini sangat berperan dalam mewujudkan kesehatan bangsa (manusya mriga satwa sewaka).
Peran dan fungsi dokter hewan dalam pengendalian penyakit zoonosa adalah bagian dari kiprah dokter hewan yang lebih luas dibidang kesehatan masyarakat veteriner (veterinary public health). Hal ini sudah diakui oleh dunia Internasional, baik oleh WHO (badan kesehatan dunia) maupun OIE (badan kesehatan hewan dunia).
Kompetensi teknis dokter hewan untuk melakukan penelitian/riset terkait dengan penyakit hewan dan produknya (termasuk susu) merupakan hal yang sangat wajar dan menjadi tanggung jawabnya sebagai dokter.
Dokter hewan dapat melakukan berbagai upaya pengujian balik (trace back) untuk mengetahui kemungkinan adanya sejenis mikroba yang disebabkan oleh adanya cemaran dalam proses pengolahan atau memang berupa residu yang berasal dari hewan asal, karena itulah kita mengenal prinsip keamanan pangan yang dikenal dengan istilah ”safe from farm up to the table”.
Pemanfaatan hewan mencit (tikus putih) dan atau hewan coba lain sebagai hewan coba, merupakan hal yang lumrah dalam sebuah penelitian sebelum di uji cobakan ke manusia.

Berdasarkan hal tersebut, sebagai generasi penerus dokter hewan Indonesia, kami melihat sangat keliru dan salah (terkesan emosional), jika seorang menteri kesehatan meragukan kompetensi dokter hewan peneliti dalam melakukan pemeriksaan terhadap bahan pangan yang berasal dari hewan seperti susu formula.

Untuk itu kami menuntut kepada menteri kesehatan agar dalam tempo yang sangat singkat memohon maaf secara terbuka kepada profesi dokter hewan.

Bogor, 29 Februari 2008

Hormat Kami

Ketua Umum PB IMAKAHI Sekjend IMAKAHI

Ttd Ttd

Iwan Berri Prima Bayu Sukismo

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

6 Tanggapan to “SURAT TERBUKA IKATAN MAHASISWA KEDOKTERAN HEWAN KEPADA MENKES RI”

RSS Feed for Balivetman’s Weblog – Sebuah Goresan Veteriner Comments RSS Feed

selamat berjuang kawan

Menkes lupa kalo penelitian memang menggunakan hewan coba..gak mungkin menggunakan orang coba…hehehe…obat manusia ja dicobanya di manusia..

@ devari
makasi bli….
@ chimaru
lupa sih boleh aja tapi harusnya sebagai mentri bisa jaga “mulutnya” dunk

Vetro…………
menkes kyaknya ga pernah masuk lab deh…
sejak kapan manusia jadi hewan coba…
Tidak selayaknya seorang menteri yang bergelar profesor berkata seperti anak sd…
grow up dung…

@ santa 07
setuju bos….

sebagai orang tua, saya hanya mengatakan teruskan perjuangan
Tapi jangan lupa bersihkan atau kita lakukan penelitian agar susu semakin steril dari berbagai macam penyakit atau sumber penyakit.


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: