Kelelawar yang Mirip dengan Serangga

Posted on Maret 4, 2008. Filed under: Kita perlu tahu, Sekitar kita |

Dari segi ukuran, kelelawar mungkin terbang seperti
seekor burung. Namun, caranya melayang di udara dalam waktu lama
ternyata lebih mirip serangga.

Hewan malam yang lihai terbang di kegelapan itu memanfaatkan
mekanisme arodinamika yang sama seperti serangga. Seperti dilaporkan
dalam jurnal Science edisi terbaru, kekelawar mengandalkan pusaran
udara horisontal yang disebut LEV (leading edge vortex) untuk
menjaga tubuhnya tetap mengambang.

Tim peneliti gabungan dari Swedia dan AS mengungkap rahasia terbang
melayang kelelawar setelah mempelajari dalam lorong angin. Para
peneliti menaruh umpan di dalam ruangan dan melepaskan kelelawar.
Kemudian, mereka merekam cara terbang kelelawar saat mendekati umpan
menggunakan asap, laser, dan kamera yang dapat merekam gerakan
sangat cepat.

Dari gerakan partikel-partikel asap, disimpulkan bahwa gaya dorong
yang dihasilkan LEV menyumbangkan 40 persen gaya yang dibutuhkan
untuk melayang. LEV terbentuk saat kelelawar mengepakkan sayapnya ke
bawah. Hal tersebut menghasilkan gaya dorong ke atas yang cukup kuat
sehingga kelelawar tidak jatuh saat melakukan gerakan lambat atau
melayang, misalnya untuk mendekati mangsa.

Trik tersebut telah lama terbukti dilakukan serangga dan belum
banyak terkuak peranannya untuk hewan bersayap yang lebih besar.
Pada burung, LEV juga diketahui berperan penting, khususnya saat
melakukan pendaratan sehingga nyaris tak pernah gagal. Pada
kelelawar, teknik tersebut baru kali ini terbukti.

Kelelawar dapat mengendalikan posisi melayangnya menggunakan jari-
jari yang menempel di membran kulit sayapnya. Gerakan jari akan
mengubah sudut sayapnya, seperti fungsi flap (sirip) pada sayap
pesawat terbang. Serangga tidak mungkin mengendalikan posisi
melayang dengan trik yang sama seperti ini karena sayapnya kaku.
Namun, serangga tetap dapat melakukannya dengan menggerakan sayap
sangat cepat.

“Ini merupakan suatu informasi yang penting untuk mengetahui
bagaimana menghasilkan sistem kendali berdasarkan bentuk sayap,”
kata ketua tim peneliti, Anders Hadenstrom daru Universitas Lund,
Swedia. Temuan tersebut mungkin dapat dimanfaatkan untuk
meningkatkan kemampuan sayap pesawat terbang, misalnya pesawat-
pesawat kecil untuk pemetaan.(BBC/ WAH)

sumber:

Dokter_Hewan@yahoogroups.com

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

9 Tanggapan to “Kelelawar yang Mirip dengan Serangga”

RSS Feed for Balivetman’s Weblog – Sebuah Goresan Veteriner Comments RSS Feed

pemerhati binatang khususnya kelelawar yach,bli’?😀

@ Ina
ga juga…saya cuma berbagi info aja untuk semua….

terimakasih untuk eka sudah mampir.
tetap semangat blog itu ada citra diri.
dan beragam blog. yang penting bukan total hitsnya tapi kepuasan menulisnya
tetap semangat

@ satya sembiring
ya mas..makasi juga udah berkunjung.

untungnya kagak mirip orang
wkwkwkwkkwkwk

Hi eka aku berkunjung belum baca postingmu cuma ngucapin met nyepi aja, capeeeeee baru balik belanja abis-abisan tradisi menjelang nyepi, iyah ntar diliatin and dibenerin link na

halo met hari raya nyepi bro🙂 oh iya kunjungi juga blog baruku yah di http://www.greenbali.blogspot.com

@ arya
maksudnya untung ga mirip arya ya????
@ balisugar
makasi ya teh
@ kesehatan gigi
akhirnya ngaku juga klo green bali punya bos….
di cakrawala ga mau ngaku sih….:D

wah gimana kalau disisipkan gambarnya lebih menarik lagi pasti


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: