Pencegahan dan Pengobatan Penyakit pada Budidaya Ikan

Posted on Maret 17, 2008. Filed under: Aquatic |

Penyakit pada budidaya ikan merupakan hal yang menakutkan bagi petani.betapa tidak, hasil kerja keras mulai dari persiapan lahan, penebaran benih, sampai dengan pemeliharaan yang penuh dengan kehati-hatian akan sirna atau berganti dengan kerugian apabila ikan terkena penyakit.

Kenapa ikan sakit? Dalam kondisi normal yaitu lingkungan optimal dan daya tahan tubuh yang baik, ikan sebenarnya jarang terkena penyakit. Namun, apabila kondisi lingkungan tidak cocok, ikan akan stress dan daya tahan tubuh menurun. Bila sudah begitu, maka penyakit akan dengan sangat mudah muncul.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan kondisi tubuh ikan melemah, diantaranya kualitas air yang buruk, nutrisi yang tidak terpenuhi, serta kepadatan yang terlalu tinggi. Akibatnya terjadi komposisi tidak sehat antara oksigen, makanan, dan lain-lain.

Sumber penyakit terdiri dari virus, bakteri, parasit, dan sumber lain yaitu kekurangan nutrisi dan rusaknya kualitas air.

Bagaiman mendeteksi ikan yang terkena penyakit? Ikan sakit ditandai dengan tingkah laku yang tidak sepeti biasanya dan ditemukan kelainan pada organ tubuh.

            Tanda-tanda tingkah laku ikan sakit diantaranya:

  1. berenang tidak terkendali, bahkan menabrak pematang.
  2. membuka dan menitup insang lebih lebar dan cepat (mengap-mengap)
  3. mengosok-gosokan badan pada benda-benda yang ada di kolam
  4. tidak mau makan
  5. berkumpul di inlet (tempat air masuk)
  6. dan lain-lain

tanda-tanda pada bagian tubuh diantaranya:

  1. kelainan pada tulang belakang
  2. produksi lendir lebih banyak dari biasanya
  3. proporsi tubuh tidak seimbang (cenderung kurus)
  4. adanya luka dan perdarahan
  5. warna kulit lebih pucat atau gelap (tidak cerah)

Apabila tanda-tanda tersebut ditemui maka segera lakukan perbaikan kualitas air, penambahan vitamin pada pakan, dan melakukan pengobatan dengan segera.

Pencegahan penyakit

Mencegah lebih baik daripada mengobati, selain lebih ekonomis karena ter        hindar dari kerugian yang besar akibat kematian massal ikan. Paling tidak aa tiga hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit.

  1. Melakukan persiapan lahan yang benar, yaitu pengeringan, pengapuran dan pemupukan. Pengeringan bertujuan untuk memutus siklus hidup penyakit. Dilakukan kira-kira selama tiga minggu sampai dasar kolam retak-retak. Pengapuran digunakan untuk menstabilkan pH tanah dan air serta dapat membunuh bakteri dan parasit. Pemupukan digunakan untuk menyuburkan kolam dan menumbuhkan fitoplankton sebagai pakan alami.
  2. Menjaga kualitas air pada saat pemeliharaan. Untuk itu dapat dilakukan treatment probiotik secara teratur 0,3 ppm setiap hari. Probiotik akan mendegradasikan bahan organik, menguraikan gas beracun dan menekan pertumbuhan bakteri merugikan penyebab timbulnya penyakit.
  3. Meningkatkan ketahanan tubuh ikan melalui kekebalan non spesifik dengan aplikasi imunostimulant secara teratur seperti vitamin, β- glukan, dan mannan oligischaride.

Pengobatan penyakit

Apabila ikan terlanjur terserang penyakit segera dilakukan pengobatan sesuai penyebab penyakit. Antibiotik diberikan untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri, anti parasit diberikan untuk penyakit-penyakit yang disebabkan oleh parasit. Untuk penyakit-penyakit virus, treatment yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan ketahanan tubuh ikan melalui pemberian vitamin terutamanya vitamin C.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

11 Tanggapan to “Pencegahan dan Pengobatan Penyakit pada Budidaya Ikan”

RSS Feed for Balivetman’s Weblog – Sebuah Goresan Veteriner Comments RSS Feed

bli ikan saya kok ndak mau makan yah? padahal sudah saya masakin yang enak enak, kenapa yah? apa dia udah bosen ama saya?

@ arydwantara
apanya yang dimasak bos?ikannya ato pakan ikannya?

kalo buat ikan cupang,…sama gk ??

apa bila semua peternak ikan memahami akan cara pengobatan dan pencegahan ini saya yakin omset dan pangsa pasar ikan akan melonjak drastis. met malam mingguan yah pak dokter🙂

@ jendral
sama kok….
@ kesehatangigi
semoga aja,pa kabar pak dokter?

maap nih mau nanya…
gimana sih mekanisme vitamin C kok bisa meningkatkan daya tahan tubuh pada ikan???
apa ini berlaku untuk ikan koi juga?

thx a lot….

@ QQ
kurang lebih seperti yang saya posting disini

Menarik, dokter hewan harus perhatikan tentang penyakit ikan, jangan hanya ayam, sapi, babi, hewan kesayangan dll. Untuk pengobatan pada ikan sangat perlu diperhatikan aplikasi yang paling tepat dan efektive.

hi semua, aku akan mulai usaha untuk ternak cupang. jadi saya minta tlg untuk dikirimkan cara ternak yang baik dan efektif ke email saya “syukur_delau@yahoo.co.id”.. ya ya ya..

boleh tau, artikel ini ngutip sumbernya darimana ya??

Bolehkan kami memberi pertanyaan,apakah mungkin treatment dengan ozon, mengingat ozon juga dapat mendegradasikan bahan organik?


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: