Pet

Sphinx – si Manis Tanpa Busana

Posted on Maret 8, 2008. Filed under: Kita perlu tahu, Pet |

Apa sih yang membuat Anda tertarik dengan si manis? Apakah karena wajahnya yang lucu dan imut? Apakah karena sidatnya yang manja dan suka menggoda? Atau karena tubuhnya yang selalu dibalut busana warna-warni?

Tak sedikit juga yang tertarik dengan si manis karena tubuh moleknya yang munggil tanpa ditutupi oleh sehelai busanapun alias bugil, mulus tanpa bulu.

Beberapa orang dengan pertimbangan tidak menimbulkan alergi yang disebabkan oleh bulu, lebih memilih sphinx si manis yang bugil daripada si manis dengan busana warna-warni yang menawan.

Bugil???? Alergi???? Apa hubungannya coba?

Emangnya kita ngomongin apaan sih?

Lha emang lo pikir kita ngomongin apaan? Kita khan lagi ngomongin si manis (kucing). Si manis yang satu ini berasal dari jenis sphinx. Secara anatomi, sphinx tidak beda jauh dengan kucing biasa namun badannya tidak ditutupi busana atau bulu warna-warni alias bugil. Walaupun tidak sepenuhnya telanjang tanpa bulu.

sphinx-cat.jpg

Kucing ini disebut dengan kucing sphinx karena wajahnya yang mirip dengan patung sphinx yang ada di Mesir, padahal si manis ini berasal dari Kanada lho.

Pemeliharaan kucing ini tidak berbeda dengan kucing biasa, hanya saja si manis jangan diberi ikan pindang atau ikan asin karena bisa menyebabkan diare. Lebih baik diberikan pakan jadi yang sudah tersedia di pet shop.

Karena telanjang alias tanpa bulu, kucing ini cukup rentan terhadap cuaca baik panas maupun dingin. Berat badan kucing sphinx dewasa bisa mencapai 4-5 kg. Ciri lainnya adalah telinganya yang menghadap ke depan dan kulitnya keriput. Semakin banyak keriput di wajah dan kulitnya, semakin mahal harga kucing ini.

Jadi Anda lebih suka yang mana? Si manis dengan busana warna-warni atau si manis tanpa busana alias bugil?

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 96 so far )

Perhatikan Pakan Hewan Kesayangan Anda

Posted on Januari 27, 2008. Filed under: Kita perlu tahu, Pet |

pets

sumber gambar http://www.mistylake.org/Pets.htm

Tahukah Anda bahwa coklat berbahaya untuk anjing? Menurut Animal poison Control Center (ASPCA) (aspac.org), waspadai juga sejumlah makanan berikut yang dapat membuat hewan peliharaan Anda sakit.

Aggur, kismis, bawang bombay, bawang putih

Buruk untuk anjing. Segenggam anggur atau kismis dapat menimbulkan gejala gagal ginjal, yaitu muntah atau diare. Sedangkan satu siung bawang dapat membuatnya anemia dan, lagi-lagi gagal ginjal. Berkonsultasilah dengan dokter hewan Anda.

Advokat

Buruk untuk burung dan tikus peliharaan. Dapat menimbulkan kesulitan bernafas pada burung. Tikus peliharaan dapat menderita diare dan penyumbatan pernafasan. Efek bisa menjadi fatal dengan cepat, jadi segera bawa mereka ke dokter hewan.

Susu

Buruk untuk kucing. Semangkuk susu tidak membahayakan bagi sebagian kucing, tetapi ada juga yang tidak bisa mengkonsumsinya. Coba berikan seporsi kecil dulu untuk mengetes kucing Anda. Jika ia muntah atau diare, segera hentikan.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 18 so far )

Kecil, Munggil, Centil tapi Garang

Posted on November 21, 2007. Filed under: Pet |

anjing pom2anjing pomAnjing pomerian atau yang lebih dikenal dengan sebutan anjing “pom” atau German Spitz adalah anjing yang memiliki wajah yang imut, lucu, bak boneka. Asal muasal anjing ini adalah dari Jerman dan Inggris. Memiliki postur tubuh dengan tinggi 20-40 cm, dengan berat badan 3-3,5 kg. Bentuk leher menyatu dengan pundak, kakinya pendek berbulu dengan warna bulu tubuhnya beragam, tetapi hanya satu warna yaitu, putih, coklat, hitam dan ada juga yang abu-abu seperti serigala kutub. Umurnya bisa mencapai 25 th.

Bulu di depan dada anjing pom seperti untaian kalung yang melingkari leher dan bulu ekor yang mengembang seperti mahkota dengan bulu halus, lembut, panjang dan tebal. Bentuk kepalanya sedang, lebar dan tengkorak kepala agak datar, moncong separuh dari panjang kepala dan hidung agak menyempit. Bentuk telinganya kecil, tegak dan berbentuk segitiga. Bentuk mulutnya datar seperti gunting.

Anjing pom merupakan anjing yang cerdas, pintar, penurut dan memiliki tubuh munggil nan elok, centil tapi garang sehingga dapat diandalkan sebagai anjing penjaga.

Tatapan matanya yang tajam, namun memiliki temperamen yang riang, gembira, agresif, namun jarang marah dan mudah diatur. Anjing pom memiliki rasa setia yang tinggi pada pemiliknya, sehingga dapat membedakan mana kerabat pemilik serta orang asing yang tidak dikenal.

Si munggil ini memang pantas dijadikan hewan kesayangan bagi Anda yang memiliki hobi memelihara anjing. Sifat dan kelebihannya sebagaimana yang diuraikan di atas, membuat anjing ini memiliki nilai di atas 1 juta rupiah per ekor.

Agar anjing pomerian tetap sehat, hal yang perlu diperhatikan adalah sanitasi lingkungan kandang. Kandang harus dibersihkan dengan desinfektan. Hal ini dilakukan agar anjing terhindar dari penyakit kutu, kudis dan bulu yang mudah kotor terutama pada bagian dada.

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( 10 so far )

Myasis in Dog

Posted on November 8, 2007. Filed under: Pet |

Bagi yang punya hewan kesayangan tentu tidak ingin hewan kesayangannya sakit. Apalagi karena kelalaian pemilik yang kurang perhatian. Salah satu penyakit yang sering terjadi pada anjing adalah belatungan (Myasis), yaitu bersarangnya larva pada jaringan tubuh hewan. Myasis selalu didahului oleh adanya luka, dimana sering terjadi akibat hewan yang sering bertengkar atau karena kecelakaan dan sering terabaikan oleh pemiliknya.

Pada awalnya, luka biasanya kecil dan segar. Setelah terjadi proses pembusukkan luka tersebut menjadi borok yang berbau anyir dan mengeluarkan cairan busuk yang sangat mengganggu kondisi hewan. Sehingga menjadi kurang bergairah untuk makan dan si anjing pun menjadi gelisah..

Terapi:

  1. Gunting bulu disekitar luka.
  2. Bersihkan luka dengan antiseptik.
  3. Bila mungkin ambil larva sebanyak mungkin.
  4. Luka diberi antibiotik topikal dan insect repellents.
  5. Injeksi hewan dengan antibiotica, invermentic, vitamin A, D, E.

Prognosa/tingkat kesembuhan bila cepat tertangani adalah: Bagus, tetapi bila larva sudah mencapai ke bagian cavum abdominale atau cavum thorax menjadi infausta.

(sumber: koran PDHI )

Baca Pos Lengkap | Make a Comment ( None so far )

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...